Analisis Dampak Penerapan PJOK Nomor 23 Tahun 2023 Terhadap Sumber Daya Manusia Dalam Skenario Ketidakmampuan Perusahaan Asuransi Memenuhi Ketentuan Ekuitas Minimm
Keywords:
minimum equity, Human Resources, insurance company, job insecurity, organizational restructuringAbstract
Abstract
This study examines the human resources (HR) implications of the Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 23 of 2023 on insurance business licensing and institutional arrangements, particularly within the scenario where insurance companies fail to meet the staged minimum equity requirements. The regulation requires conventional and sharia insurance and reinsurance companies to gradually increase their minimum equity by the end of 2026 and 2028, with escalating supervisory sanctions from written warnings to business activity restriction and license revocation imposed on non-compliant companies. While prior studies have extensively discussed the regulation from financial, managerial, and legal perspectives, its consequences for employees remain underexplored. Using a qualitative descriptive method combined with normative-juridical legal analysis based on secondary data statutory regulations, peer-reviewed journal articles, and documented industry cases this study finds that corporate failure to satisfy the equity threshold triggers a chain of organizational responses, including downsizing, restructuring, and in extreme cases, business dissolution, each of which generates job insecurity, diminished organizational commitment, and reduced statutory protection for affected workers, particularly the lowered severance entitlement applicable in bankruptcy-related termination. The study also identifies HR competency gaps emerging from consolidation (KUPA) and sharia unit spin-off requirements. These findings suggest that capital-strengthening policy in the insurance sector carries significant indirect social costs that warrant complementary HR-protective measures from both regulators and industry management.
References
Amalisa, P. N., Prabowo, H., & Setyorini, N. (2025). Pengaruh organizational downsizing dan kompetensi terhadap job insecurity: Peran moderasi locus of control (Study di RSUD RAA Soewondo Pati). RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 2474–2481. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3698
Bisnis.com. (2023, Desember 29). OJK resmi naikkan ekuitas perusahaan asuransi dan reasuransi, cek rinciannya! Bisnis.com. https://finansial.bisnis.com/read/20231229/215/1728067/ojk-resmi-naikkan-ekuitas-perusahaan-asuransi-dan-reasuransi-cek-rinciannya
CNBC Indonesia. (2022, Desember 8). Hati-hati, ini deretan asuransi yang dalam pengawasan OJK. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/market/20221208074818-17-394803/hati-hati-ini-deretan-asuransi-yang-dalam-pengawasan-ojk
CNBC Indonesia. (2023, September 12). 6 kasus gagal bayar ini nodai asuransi RI, nilainya fantastis. CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/market/20230912130026-17-471737/6-kasus-gagal-bayar-ini-nodai-asuransi-ri-nilainya-fantastis
Kontan.co.id. (2024a, Januari 11). Luncurkan POJK 23/2023, OJK naikkan ekuitas minimum asuransi secara bertahap. Kontan.co.id. https://keuangan.kontan.co.id/news/luncurkan-pojk-232023-ojk-naikan-ekuitas-minimum-asuransi-secara-bertahap
Kontan.co.id. (2024b, Januari 28). Menakar ekuitas perusahaan asuransi setelah hadirnya POJK 23/2023. Kontan.co.id. https://keuangan.kontan.co.id/news/menakar-ekuitas-perusahaan-asuransi-setelah-hadirnya-pojk-232023
Leviany, T. (2014). Pengaruh risk based capital terhadap profitabilitas pada perusahaan asuransi jiwa. Jurnal ASET (Akuntansi Riset), 6(1), 1–12. https://ejournal.upi.edu/index.php/aset/article/view/8993
Lifepal. (2026, Januari 8). 6 perusahaan asuransi yang bangkrut dan gagal bayar di Indonesia. Lifepal. https://lifepal.co.id/media/perusahaan-asuransi/perusahaan-asuransi-yang-bangkrut/
Masrukhan, M., Rahmah, N., Sella, W. N., & Jannah, L. (2024). Literature review: Dampak merger Bank Syariah Indonesia (BSI) terhadap karyawan dan nasabah. Jurnal Nuansa: Publikasi Ilmu Manajemen dan Ekonomi Syariah, 2(4), 87–99. https://doi.org/10.61132/nuansa.v2i4.1359
Meliana, & Rakhman, S. (2026). Analisis kesiapan ekuitas asuransi umum di Indonesia menuju target 2028 POJK 23/2023: Perspektif konsolidasi dan keputusan ekonomi manajemen. Jurnal Ilmu Manajemen Indonesia, 3(2), 212–225. https://ejurnal-wit.ac.id/index.php/JIMI/article/view/254
Otoritas Jasa Keuangan. (2022, Desember 5). OJK cabut izin usaha di bidang asuransi jiwa atas PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha. https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/pengumuman/Pages/OJK-Cabut-Izin-Usaha-di-Bidang-Asuransi-Jiwa-Atas-PT-Asuransi-Jiwa-Adisarana-Wanaartha.aspx
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23 Tahun 2023 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah. https://peraturan.bpk.go.id/Details/302705/peraturan-ojk-no-23-tahun-2023
Rahmayanti, S. D., Hidayah, N., Amanda, A., & Az-Jahra, S. (2024). Tinjauan yuridis terhadap hak-hak pekerja akibat kepailitan perusahaan. Jurnal Dunia Ilmu Hukum (JURDIKUM), 2(1), 22–27. https://doi.org/10.59435/jurdikum.v2i1.371
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/37304/uu-no-13-tahun-2003
Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. https://peraturan.bpk.go.id/Details/39958/uu-no-37-tahun-2004
Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja. https://peraturan.bpk.go.id/Details/161854/pp-no-35-tahun-2021
Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. https://peraturan.bpk.go.id/Details/229798/uu-no-4-tahun-2023
Tim Riset IFG Progress. (2024, Agustus 27). Dampak POJK No. 23/2023 bagi lanskap industri asuransi di Indonesia. IFG Progress. https://ifgprogress.id/pos-jurnal/dampak-pojk-no-23-2023-bagi-lanskap-industri-asuransi-di-indonesia/
Wening, N. (2005). Pengaruh ketidakamanan kerja (job insecurity) sebagai dampak restrukturisasi terhadap kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan intensi keluar survivor. Kinerja, 9(2), 135–147.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Dwi Eloran, Sitti Rakhman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




