PENGARUH BUDAYA PERUSAHAAN AKHLAK TERHADAP KINERJA DAN PERILAKU KERJA PEGAWAI PT. ASURANSI KREDIT INDONESIA

PENGARUH BUDAYA PERUSAHAAN AKHLAK TERHADAP KINERJA DAN PERILAKU KERJA PEGAWAI PT. ASURANSI KREDIT INDONESIA

Authors

  • Fachrul Septianto STMA, Indonesia

Keywords:

Kata Kunci: Budaya AKHLAK, Kinerja Pegawai, Pendekatan Kualitatif, Deskriptif, PT. Asuransi Kredit Indonesia

Abstract

Abstrak

Budaya organisasi merupakan faktor fundamental yang memengaruhi perilaku, etos kerja, dan kinerja pegawai. Dalam konteks Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian BUMN telah menetapkan nilai-nilai dasar AKHLAK—Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif—sebagai pedoman perilaku seluruh insan BUMN. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana budaya AKHLAK diinternalisasi dan diimplementasikan oleh pegawai PT. Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) serta bagaimana nilai-nilai tersebut memengaruhi kinerja mereka.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, yang berfokus pada pemahaman makna dan pengalaman subjektif pegawai dalam konteks penerapan budaya organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 informan yang terdiri atas pegawai dari berbagai divisi dan level jabatan, observasi partisipatif terhadap aktivitas kerja dan interaksi antarpegawai, serta analisis dokumen berupa pedoman budaya AKHLAK, laporan kinerja, dan kebijakan internal perusahaan. Analisis data dilakukan secara tematik dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya AKHLAK telah terinternalisasi secara cukup kuat di lingkungan Askrindo dan berpengaruh positif terhadap peningkatan kinerja pegawai. Nilai Amanah membentuk integritas dan tanggung jawab kerja; Kompeten mendorong profesionalisme dan pembelajaran berkelanjutan; Harmonis menciptakan hubungan kerja yang inklusif dan saling menghargai; Loyal memperkuat komitmen dan rasa memiliki terhadap organisasi; Adaptif menumbuhkan kesadaran akan pentingnya inovasi meskipun masih menghadapi tantangan dalam penerapan transformasi digital; dan Kolaboratif menjadi kekuatan utama dalam membangun sinergi lintas divisi. Secara keseluruhan, budaya AKHLAK berfungsi sebagai sistem nilai yang membentuk perilaku kerja positif, memperkuat kohesi sosial, dan meningkatkan efektivitas organisasi.

Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa penerapan budaya AKHLAK tidak hanya berperan sebagai pedoman perilaku, tetapi juga sebagai roh organisasi yang menuntun pegawai untuk bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan semangat kolaboratif. Budaya ini menjadi fondasi penting dalam membangun kinerja unggul dan memperkuat daya saing Askrindo sebagai BUMN yang berintegritas dan adaptif terhadap perubahan.

 

Abstrac

Organizational culture is a fundamental factor influencing employee behavior, work ethics, and performance. In the context of Indonesian State-Owned Enterprises (SOEs), the Ministry of SOEs has established the core values of AKHLAK—Amanah (Trustworthy), Kompeten (Competent), Harmonis (Harmonious), Loyal (Loyal), Adaptif (Adaptive), and Kolaboratif (Collaborative)—as behavioral guidelines for all employees. This study aims to explore in depth how the AKHLAK culture is internalized and implemented by employees of PT. Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) and how these values affect their performance.

This research employs a qualitative descriptive approach, focusing on understanding the meaning and subjective experiences of employees in applying organizational culture. Data were collected through in-depth interviews with 15 informants from various divisions and job levels, participant observation of daily work activities and interpersonal interactions, and document analysis of AKHLAK guidelines, performance reports, and internal policies. Data were analyzed thematically using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing.

The findings reveal that the AKHLAK culture has been well internalized within Askrindo and positively influences employee performance. The value of Amanah fosters integrity and accountability; Kompeten promotes professionalism and continuous learning; Harmonis builds inclusive and respectful relationships; Loyal strengthens commitment and organizational belonging; Adaptif encourages innovation despite challenges in digital transformation; and Kolaboratif enhances teamwork and cross-divisional synergy. Overall, the AKHLAK culture functions as a value system that shapes positive work behavior, strengthens social cohesion, and improves organizational effectiveness.

The study concludes that the implementation of the AKHLAK culture serves not only as a behavioral guideline but also as the soul of the organization, guiding employees to work with integrity, professionalism, and collaboration. This culture forms a strong foundation for achieving superior performance and enhancing Askrindo’s competitiveness as an ethical and adaptive state-owned enterprise.

 

References

Adler, N. J., & Gundersen, A. (2017). International dimensions of organizational behavior (6th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.

Alvesson, M. (2013). Understanding organizational culture (2nd ed.). London: SAGE Publications.

Armstrong, M. (2020). Armstrong’s handbook of human resource management practice (15th ed.). London: Kogan Page.

Bogdan, R. C., & Biklen, S. K. (2016). Qualitative research for education: An introduction to theories and methods (5th ed.). Boston, MA: Pearson.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Denison, D. R. (2000). Organizational culture: Can it be a key lever for driving organizational change? The International Handbook of Organizational Culture and Climate, 347–372.

Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., Donnelly, J. H., & Konopaske, R. (2012). Organizations: Behavior, structure, processes (14th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Hofstede, G., Hofstede, G. J., & Minkov, M. (2010). Cultures and organizations: Software of the mind (3rd ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia. (2020). Panduan implementasi nilai-nilai utama AKHLAK bagi insan BUMN. Jakarta: Kementerian BUMN.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia. (2021). Pedoman budaya kerja AKHLAK: Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif. Jakarta: Kementerian BUMN.

Kusuma, R. (2020). Pengaruh budaya kerja harmonis terhadap kepuasan kerja dan efektivitas tim di lingkungan BUMN. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 11(2), 145–158. https://doi.org/10.21009/jmo.112.145

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. Beverly Hills, CA: SAGE Publications.

Luthans, F. (2011). Organizational behavior: An evidence-based approach (12th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.

Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Meyer, J. P., & Allen, N. J. (1997). Commitment in the workplace: Theory, research, and application. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative research and evaluation methods (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Putra, D. A. (2023). Loyalitas dan komitmen organisasi dalam membangun kinerja pegawai BUMN. Jurnal Administrasi dan Manajemen Indonesia, 14(1), 33–47. https://doi.org/10.31219/osf.io/adm14

Rahmawati, N., & Hidayat, A. (2022). Implementasi nilai AKHLAK dan pengaruhnya terhadap kinerja pegawai di sektor keuangan BUMN. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 37(3), 201–215. https://doi.org/10.22146/jebi.37215

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational behavior (18th ed.). Boston, MA: Pearson Education.

Sari, D. P., & Nugroho, A. (2021). Adaptabilitas dan inovasi dalam meningkatkan kinerja pegawai di era transformasi digital. Jurnal Manajemen dan Bisnis Digital, 5(1), 55–68. https://doi.org/10.21009/jmbd.51.55

Schein, E. H. (2010). Organizational culture and leadership (4th ed.). San Francisco, CA: Jossey-Bass.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutrisno, E. (2021). Implementasi nilai AKHLAK dalam meningkatkan etika kerja pegawai BUMN. Jurnal Ilmu Administrasi dan Organisasi, 18(2), 112–126. https://doi.org/10.21009/jiao.182.112

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Zahra, F., & Fadilah, N. (2020). Penerapan nilai AKHLAK dalam memperkuat tata kelola perusahaan BUMN. Jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Publik, 6(2), 89–103. https://doi.org/10.21009/jtkap.62.89

Zahra, N., & Fadilah, R. (2020). Integrasi nilai-nilai AKHLAK dalam tata kelola perusahaan BUMN. Jurnal Etika dan Bisnis, 5(2), 101–115. https://doi.org/10.25105/jeb.v5i2.101

Downloads

Published

2026-06-30

Citation Check